Sejarah Perang Dunia 2, perang terdahsyat dalam sejarah, meletus pada tahun 1939 ketika tank dan pesawat pembom Jerman menyerang Polandia. Seperti Perang Dunia 1,
Perang Dunia 2 juga merupakan perang dunia di darat, laut, dan udara.
Perang ini pecah karena Partai Sosialis Nasional Jerman (Nazi) yang
dipimpin Adolf Hitler makin berkuasa. Nazi ingin melupakan kekalahan
Jerman pada Perang Dunia 1. Atas bantuan Italia, dalam setahun Jerman
telah menduduki sebagian besar Eropa. Hanya Inggris yang melawan mereka.
Tahun 1941 Hitler menyerbu Uni Soviet. Tapi rakyat Soviet melawan
dengan gigih dan jutaan orang tewas. Di Pasifik, Jepang serta Jerman dan
Italia bergabung dalam Poros. Amerika Serikat (AS) terlibat dalam
perang karena Jepang membom pangkalan udara lautnya di Pearl Harbour,
Hawaii. Maka AS, Uni Soviet, dan Inggris membentuk sekutu. Tahun 1945,
Nazi kalah melawan sekutu di Erpoa, dan Jepang menyerah pada bulan
Agustus di Pasifik. Akibat perang, 45 juta korban tewas dan sebagian
besar Eropa menjadi pusing. Lalu mulailah politik dunia dikuasai dua
negara adikuasa baru, AS dan Uni Soviet.
Invasi Jerman
Tahun 1938 Hitler menduduki Austria dan sebagian Cekoslowakia tanpa
kecaman dari Inggris dan Perancis. Setelah Hitler juga menyerbu
Polandia, Inggris dan Perancis menyatakan perang melawan Jerman. Pasukan
Jerman menyerbu Perancis tahun 1940 dan membinasakan tentara Inggris
dan Perancis. Armada nelayan dan kapal pesiar dari pantai selatan
Inggris membantu angkatan laut Inggris menyelamatkan tentara Sekutu yang
mundur dari pantai Dunkerque, Perancis.
HITLER
Tahun 1993, Adolf Hitler, pemimpin Partai Nazi, menguasai Jerman. Nazi
menganut fasisme, menentang komunisme, dan percaya pada pemerintahan
nasional yang kuat. Nazi menumpas penentangnya dengan kejam. Mereka
memperbudak serta membunuh kaum Yahudi, gipsi dan minoritas lain yang
dituding sebagai penyebab segala masalah di Jerman, mulai dari kekalahan
di Perang Dunia 1 sampai pengangguran dan inflasi.
Blitz
Antara Agustus dan Oktober 1940, angkatan udara Inggris bertempur
melawan angkatan udara Jerman (Luftwaffe) dan akhirnya menang. Tanpa
menguasai udara, Hitler tak mungkin bisa menduduki Inggris. Pesawat
pembomnya membom kota-kota di Inggris sepanjang malam. Blitzkrieg atau blitz (serangan kliat) ini menewaskan 40.000 orang, termasuk penduduk sipil.
Pengungsian
Selama pemboman di kota-kota besar, misalnya London, ribuan anak
Inggris diungsikan ke kota-kota kecil dan Pedesaan yang lebih aman.
Perang Pecah
Di bulan Agustus 1939, pemerintahan Nazi Jerman membuat pernjanjian
dengan negara Uni Soviet. Ini mengejutkan Inggris dan Prancis karena
Nazi dan komunis nampaknya seperti musuh alamiah. Isi perjanjian
tersebut adalah bahwa jika pecah perang, orang Jerman tidak perlu
berperang dengan Rusia di garis depan sebelah timur. Kemudian di bulan
September 1939, tentara Jerman memasuki Polandia. Mereka menggunakan
taktik yang disebut ‘Blitzkrieg’ atau ‘perang kilat’. Tentara dan
kendaraan lapis baja bergerak dengan cepat, yang didukung dengan
pengeboman yang amat efektif. Mungkin Hitler beranggapan bahwa Inggris
dan Prancis sekali lagi akan membiarkan Jerman menuruti kehendakya. Akan
tetapi mereka (Inggris dan Prancis) menjawab dengan mengumumkan perang.
Inggris
dan Prancis tidak banyak dapat membantu orang Polandia, yang dengan
cepat ditakluikkan. Angkatan bersenjata Inggris pergi ke Prancis dan
menunggu serangan Jerman selama berbulan-bulan. Di musim semi 1940
angkatan bersenjata Jerman menyerbu Norwegia, Denmark, Prancis, Belgia,
dan Belanda, dan angkatan bersenjata Inggris harus mundur ke kapal dan
kapal motornya dari pelabuhan Dunkirk di Prancis. Jerman dengan segera
mengendalikan sebagian besar Eropa, dan Inggris berdiri sendiri, berada
dalam ancaman banyak serbuan.
Uni Soviet: Perang Patriotik yang Besar
Di bulan Juni 1941, dengan Eropa sebelah barat berada di bawah kontrol
Nazi, orang Jerman menyerbu Uni Soviet, dan melanggar perjanjian yang
dibuat tahun 1939. Tentara Jerman masuk jauh ke pedalaman Rusia dan
menaklukkan Leningrad dan Stalingrad. Kekalahan Rusia ini amat besar,
dan para penduduk sipil sangat menderita.
Jerman mengharapkan
kemenangan yang diperoleh dengan cepat, tetapi orang Rusia menolak
dengan tekad yang bulat, dan musim dingin Rusia menyebabkan banyak
tentara Jerman meninggal, yang tidak siap menghadapi cuaca sedemikian
dingin. Di bulan Januari 1943 tentara Jerman ditaklukkan di Stalingrad
dan lebih dari 90.000 tentara Jerman menjadi tawanan. Ini merupakan awal
dari jatuhnya Nazi, meskipun perang masih berlangsung dua tahun lagi.
Uni
Soviet sangat menderita dalam Perang Dunia 2. Ada berjuta-juta korban
penduduk sipil, dan orang Rusia diperlakukan dengan buruk oleh tentara
Jerman. Hanya dengan mengetahui tindakan Uni Soviet sesudah perang.
Perang Dunia II
10 Fakta Unik Tentang Perang Dunia I

Banyak yang menyebabkan PD1 mudah membara hingga Dalam kurun waktu yang
amat singkat,hampir seluruh negara di benua Eropa terseret dalam kancah
peperangan.
Pertama, Austria-Hungaria menyatakan perang kepada Serbia. Rusia, sekutu
abadi bangsa Serbia kemudian menyatakan perang terhadap Austria-
Hungaria. Lalu satu demi satu, Jerman, Inggris, dan Prancis, memasuki
peperangan. Sumbu sudah dinyalakan.
Selama perang dunia 1 atau Perang Dunia 2,selalu ada fakta unik(atau
mungkin tepatnya fakta pilu) di sana dan khabuka berusaha mengambil 10
Fakta menarik dari Perang Dunia1,di antaranya:
1. Perang dengan parit perlindungannya.
Perang Dunia menjadi terkenal dengan peperangan parit perindungannya, di
mana sejumlah besar tentara dibatasi geraknya di parit-parit
perlindungan dan hanya bisa bergerak sedikit karena pertahanan yang
ketat. Ini terjadi khususnya terhadap Front Barat. Lebih dari 9 juta
jiwa meninggal di medan perang, dan hampir sebanyak itu juga jumlah
warga sipil yang meninggal akibat kekurangan makanan,
kelaparan,pembunuhan massal, dan terlibat secara tak sengaja dalam suatu
pertempuran.
Perang parit menjadi strategi utama Perang Dunia Pertama. Selama
beberapa tahun berikutnya, bisa dikatakan para serdadu hidup dalam
parit-parit ini. Kehidupan di sana benar-benar sulit. Para prajurit
hidup dalam ancaman terus-menerus juga ancaman bom,dan mereka tak
henti-hentinya menghadapi ketakutan dan ketegangan yang luar biasa.Mayat
mereka yang telah tewas terpaksa dibiarkan di tempat-tempat ini, dan
para serdadu harus tidur di samping mayat-mayat tersebut dan Bila turun
hujan, parit-parit itu dibanjiri lumpur.
Lebih dari 20 juta serdadu yang bertempur di Perang Dunia I mengalami
keadaan yang mengerikan di dalam parit-parit ini,dan sebagian besar
meninggal di sana.Dalam beberapa minggu setelah dimulai oleh serangan
Jerman pada tahun 1914,garis barat perang ini sebenarnya terpaku di
jalan buntu.
2.Strategi Jerman
Di awal tahun 1916, Jerman mengembangkan rencana baru untuk mendobrak
garis barat. Rencana mereka adalah secara mendadak menyerang kota
Verdun, yang dianggap sebagai kebanggaan orang Prancis. Tujuan
penyerangan ini bukanlah memenangkan perang, melainkan menimbulkan
kerugian yang besar di pihak Tentara Prancis sehingga melemahkan
perlawanan mereka. Kepala staf Jerman Falkenhayn memperkirakan bahwa
setiap satu serdadu Jerman saja dapat membunuh tiga orang serdadu
Prancis.
Serangan dimulai pada tanggal 21 Febuari.Para pemimpin Jerman
memerintahkan serdadunya untuk "keluar dari parit mereka," namun
ternyata banyak serdadu telah tewas atau sekarat.
Meskipun penyerangan berlangsung tanpa henti selama berbulan-bulan,
Jerman gagal menduduki Verdun. Secara keseluruhan, kedua pihak
kehilangan sekitar satu juta serdadu. Dan dengan pengorbanan itu, garis
depan hanya berhasil maju sekitar 12 kilometer.Jadi satu juta orang mati
demi selusin kilometer.
3. Balasan Inggris terhadap jerman
Inggris membalas serangan Jerman di Verdun dengan Pertempuran Somme.
Pabrik-pabrik di Inggris membuat ratusan ribu selongsong meriam. Rencana
Jendral Douglas Haig mendorong Pasukan Inggris untuk menghujani dengan
pengeboman terus-menerus selama seminggu penuh, yang diikuti dengan
serangan infanteri. Dia yakin mereka akan maju sejauh 14 kilometer di
hari pertama saja dan kemudian menghancurkan semua garis pertahanan
Jerman dalam satu minggu. Serangan dimulai pada tanggal 1 Juni. Pasukan
meriam Inggris menggempur pertahanan Jerman selama seminggu tanpa henti.
Di akhir minggu tersebut, para perwira Inggris memerintahkan serdadunya
memanjat keluar dari parit. Namun, selama pengeboman tersebut para
serdadu Jerman berlindung dengan rapat di kedalaman parit persembunyian
mereka sehingga tidak terlumpuhkan dan menggagalkan rencana Inggris.
Begitu serdadu Inggris bergerak melintasi garis depan, serdadu Jerman
muncul menyerang mereka dengan senapan mesinnya. Sejumlah total 20.000
serdadu Inggris tewas dalam beberapa jam pertama perang tersebut. Di
dalam kegelapan malam itu, daerah di antara dua garis pertempuran penuh
dengan puluhan ribu mayat dan juga serdadu yang terluka, yang mencoba
merangkak mundur. Pertempuran Somme tidak berlangsung dua minggu seperti
yang direncanakan Jendral Haig, melainkan lima bulan. Bulan- bulan ini
tidak lebih daripada pembantaian. Para jendral bertubi-tubi mengirimkan
gelombang demi gelombang serdadu mereka menuju kematian yang telah
pasti. Di akhir pertempuran, kedua belah pihak secara keseluruhan telah
kehilangan 900.000 prajuritnya. Dan untuk ini, garis depan bergeser
hanya 11 kilometer. Para serdadu ini dikorbankan demi 11 kilometer saja.
4. Perang yang sangat menyeret non-militer
Kedua belah pihak melakukan lebih banyak serangan lagi selama Perang
Dunia I, dan setiap serangan ini menjadi pembantaian diri sendiri. Di
kota Ipres di Belgia saja, berlangsung tiga pertempuran. Setengah juta
serdadu tewas di pertempuran ketiga saja. Setiap serangan berakibat
sama: Ribuan nyawa melayang hanya untuk maju beberapa kilometer.
Peperangan yang mengerikan ini, yang tidak punya alasan kuat, menelan
nyawa orang tak bersalah yang tak terhitung banyaknya. Banyak orang
kehilangan saudaranya atau harus meninggalkan rumahnya.
5. U-boat (kapal selam) yang membawa AS ke dalam PD1
Aksi U-Boot yang terkenal pada perang dunia pertama adalah aksi
penyerangan terhadap kapal RMS Lusitania oleh kapal selam U-20 pada
tahun 1915 yang menewaskan 1198 orang[1] , 123 sampai 128 orang di
antaranya merupakan warga negara Amerika , sehingga Amerika memutuskan
untuk ikut berperang di pihak sekutu.
6. PD 1 menjadi dasar bangkinya Nazi.
Kekalahan Jerman dalam perang ini dan kegagalan untuk menyelesaikan
masalah-masalah yang masih menggantung yang telah menjadi sebab
terjadinya Perang Dunia I akan menjadi dasar kebangkitan Nazi , dan
dengan itu pecahnya Perang Dunia II pada 1939. Ia juga menjadi dasar
bagi peperangan bentuk baru yang sangat bergantung kepada teknologi, dan
akan melibatkan non-militer dalam perang seperti yang belum pernah
terjadi sebelumnya.
7. Mejadi titik awal perang Dingin.
Perang Dunia I menjadi saat pecahnya orde dunia lama, menandai
berakhirnya monarki absolutisme di Eropa. Ia juga menjadi pemicu
Revolusi Rusia , yang akan menginspirasi revolusi lainnya di negara
lainnya seperti Tiongkok dan Kuba, dan akan menjadi basis bagi Perang
Dingin antara Uni Soviet dan Amerika Serikat.( yaitu perebutan pengaruh
ideologi dan politik global yang berkepanjangan Unisoviet- Amerika
Serikat dan sekutu- sekutunya di Blok Barat.)
8. Melahirkan Korban Jiwa terbanyak dalam sejarah perang.
Dan ini daftar korban jiwa dari negara-negara yang terlibat dalam Perang
Dunia 1.Tetapi ini hanya yang tercatat dan pastinya banyak korban yang
tak terdata atau dalam artian,jumlah korban jiwa dalam PD1lebih banyak
dari jumlah daftar di bawah ini :
Sekutu: 6.345.600
- Belgia : 13.700
-Kekaisaran Britania: 908.000
- Australia: 60.000
- Kanada : 55.000
- India: 25.000
- Selandia Baru: 16.000
- Afrika Selatan : 7.000
- Inggris: 715.000
-Yunani: 5.000
- Italia : 650.000
-Jepang: 300
-Rumania: 336.000
-Rusia : 1.700.000
-Serbia: 450.000
-Amerika Serikat: 50.600
Kekuatan As/Poros: 3.382.500
-Austria-Hungaria : 1.200.000
-Bulgaria: 87.500
-Jerman : 1.770.000
-Kerajaan Ottoman: 325.000
Warga sipil: 6.493.000
-Austria : 300.000
-Belgia : 30.000
-Inggris: 31.000
-Bulgaria: 275.000
-Perancis : 40.000
-Jerman : 760.000
-Yunani: 132.000
-Rumania: 275.000
-Rusia : 3.000.000
-Serbia: 655.000
-Kerajaan Ottoman: 1.005.000
9.Trauma yang sangat mendalam menyerang para veteran.
Pada tahun 1918, Perang Dunia I akhirnya berakhir, setelah empat tahun serangan tanpa guna di tangan tentara Jerman, Prancis, dan Inggris. Namun perdamaian ini, yang dinyatakan pada jam 11 pagi, hari kesebelas dari bulan kesebelas, tidak membawa kebahagiaan untuk siapa pun. Ratusan ribu serdadu menjadi cacat. Sebagian lainnya terbukti tidak mampu mengatasi dampak kejiwaan karena perang setelah tinggal di dalam parit yang penuh dengan lumpur, kotoran, dan mayat. Bentuk trauma yang dikenal sebagai “shell shock” atau “kejutan bom” sangat umum di antara para veteran perang, dan hal ini menyebabkan penderitanya mengalami serangan ketakutan dan goncangan yang berat. Rasa takut akan dibom, yang mereka alami setiap hari selama empat tahun berturut-turut, telah terukir di benak mereka. Ada beberapa penderita yang merasa harus segera bersembunyi hanya karena kata ‘bom’ disebutkan. Beberapa veteran bahkan merasa ngeri setiap kali mereka melihat seragam. Puluhan ribu serdadu juga kehilangan satu atau lebih anggota badannya dalam perang ini. Serdadu ini adalah tentara yang mata, dagu, atau hidungnya menjadi cacat selama pengeboman, sehingga topeng khusus diciptakan di Eropa untuk menyembunyikan wajah mereka yang cacat.
10.Menghasilkan karya Seni.
Derita yang parah akibat Perang Dunia I juga tercermin di dalam karya seni. Hasil karya sesudah perang menggambarkan kesakitan dan penyakit jiwa. Karya-karya ini tidak hanya mencerminkan keadaan jiwa sang seniman, namun juga keadaan jiwa seluruh generasi tersebut. Generasi yang merasakan akibat kesengsaraan perang yang sangat mendalam ini kemudian dijuluki "Generasi yang Hilang."
Sebagaimana yang telah kita saksikan, perang adalah perantara kekejaman yang besar yang tidak bermanfaat bagi pribadi atau pun masyarakat.Perang adalah malapetaka sosial yang menimbulkan kepedihan besar dan menorehkan luka yang dalam kepada manusia, yang akan perlu waktu lama, jika dapat disembuhkan.
Benua dan Perbatasannya
- Batas Sebelah Utara : Samudera arktik
- Batas Sebelah Barat : Pegunungan ural dan laut merah
- Batas Sebelah Selatan : Samudera hindia
- Batas Sebelah Timur : Samudera pasifik
- Batas Sebelah Utara : Samudra arktik
- Batas Sebelah Barat : Samudera atlantik
- Batas Sebelah Selatan : Laut tengah dan laut hitam
- Batas Sebelah Timur : Laut kaspia dan pegunungan
3. Perbatasan Benua Amerika
- Batas Sebelah Utara : Samudra arktik
- Batas Sebelah Barat : Samudera pacific
- Batas Sebelah Selatan : Samudera atlantik
- Batas Sebelah Timur : Samudera atlantik
4. Perbatasan Benua Afrika
- Batas Sebelah Utara : Selat gibraltar
- Batas Sebelah Barat : Samudera atlantik
- Batas Sebelah Selatan : Samudera hindia
- Batas Sebelah Timur : Laut merah dan terusan suez
-
5. Perbatasan Benua Australia - Batas Sebelah Utara : Laut arafuru
- Batas Sebelah Barat : Samudera hindia
- Batas Sebelah Selatan : atartika / kutub selatan
- Batas Sebelah Timur : Samudera pasific
Daftar Nama Kutub (Pole) Yang Ada Di Dunia :
1. Kutub Utara / North Pole yang berada di ujung utara planet bumi
2. Kutub Selatan / South Pole yang berada di ujung selatan planet bumi5. Perbatasan Benua Australia
- Batas Sebelah Utara : Laut arafuru
- Batas Sebelah Barat : Samudera hindia
- Batas Sebelah Selatan : atartika / kutub selatan
- Batas Sebelah Timur : Samudera pasific
Informasi Profil Provinsi Kalimantan Barat
Berikut ini adalah informasi profil mengenai propinsi Kalimantan Barat yang berada di Negara Kesatuan Republik Indonesia :
- Nama Provinsi : Kalimantan Barat / Kalbar
- Tanggal Berdiri : 7 Desember 1956
- Dasar Pendirian : UU. No. 25 Tahun 1956
- Ibu Kota : Pontianak
- Luas Wilayah : Kurang lebih 14.680.700 km2
- Posisi/Letak Geografis : 2 derajad - 3 derajat lintang selatan dan 108 derajat 114 - derajat bujur timur
- Pulau : Pulau Kalimantan / Borneo
- Jumlah Kabupaten : 12 Kabupaten / kota
Daftar Nama PTN / Perguruan Tinggi Negeri Di Indonesia - Universitas, Institut, Politeknik, Sekolah Tinggi
Berikut di bawah ini adalah list atau daftar perguruan tinggi negri /
PTN yang ada di Indonesia beserta lokasi di mana perguruan tinggi itu
berada, baik berupa universitas, institut, politeknik maupun sekolah
tinggi :
1. Universitas Airlangga / UNAIR - Surabaya / Jawa Timur
2. Universitas Andalas - Padang / Sumatera Barat
3. Universitas Bengkulu - Bengkulu
4. Universitas Brawijaya / UNBRAW / UNIBRAW - Malang
5. Universitas Cenderawasih / UNCEN - Jayapura
6. Universitas Diponegoro / UNDIP - Semarang
7. Universitas Gadjah Mada / UGM - Yogyakarta
8. Universitas Haluoleo - Kendari
9. Universitas Hasanuddin / UNHAS - Makassar
10. Universitas Indonesia / UI - Depok
11. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah - Jakarta
12. Universitas Jambi - Jambi
13. Universitas Jenderal Soedirman - Purwokerto
14. Universitas Khairun Ternate - Ternate
15. Universitas Lambung Mangkurat - Banjarmasin
16. Universitas Lampung / UNILA - Bandarlampung
17. Universitas Malikussaleh - Lhokseumawe / Nanggro Aceh Darussalam
18. Universitas Mataram - Mataram
19. Universitas Mulawarman / UNMUL - Samarinda
20. Universitas Negeri Gorontalo - Gorontalo
21. Universitas Negeri Jakarta / UNJ - Jakarta
22. Universitas Negeri Jember / UNEJ - Jember
23. Universitas Negeri Makassar - Makassar
24. Universitas Negeri Malang - Malang / Jawa Timur
25. Universitas Negeri Manado - Manado
26. Universitas Negeri Medan - Medan / Sumatera Utara
27. Universitas Negeri Padang - Padang
28. Universitas Negeri Papua Manokwari - Papua
29. Universitas Negeri Sebelas Maret - Solo
30. Universitas Negeri Semarang - Semarang / Jawa Tengah
31. Universitas Negeri Surabaya - Surabaya / Jawa Timur
32. Universitas Negeri Yogyakarta - Yogyakarta
33. Universitas Nusa Cendana - Kupang NTT
34. Universitas Padjadjaran - Bandung
35. Universitas Palangkaraya - Palangkaraya
36. Universitas Pattimura - Ambon
37. Universitas Pendidikan Indonesia - Bandung
38. Universitas Riau - Riau
39. Universitas Sam Ratulangi - Manado
40. Universitas Sriwijaya - Palembang
41. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa - Serang
42. Universitas Sumatera Utara - Medan
43. Universitas Syiah Kuala - Banda Aceh
44. Universitas Tadulako - Palu
45. Universitas Tanjungpura - Pontianak
46. Universitas Terbuka - Jakarta
47. Universitas Trunojoyo Madura - Bangkalan
48. Universitas Udayana - Denpasar / Bali
49. Institut Pertanian Bogor / IPB - Bogor / Jawa Barat
50. Institut Teknologi Bandung / ITB - Bandung / Jawa Barat
51. Institut Teknologi Sepuluh Nopember / ITS - Surabaya
52. IAIN Alauddin - Makasar
53. IAIN Antasari - Banjarmasin
54. IAIN Ar-Raniry - Banda Aceh
55. IAIN Imam Bonjol - Padang
56. IAIN Jakarta - Jakarta
57. IAIN Raden Intan - Bandar Lampung
58. IAIN Raden Patah - Palembang
59. IAIN Sultan Toha Syaifuddin - Jambi
60. IAIN Sumatera Utara - Medan
61. IAIN Sunan Ampel - Surabaya
62. IAIN Sunan Kalijaga - Yogyakarta
63. IAIN Walisongo - Semarang
64. IKIP Negeri Singaraja - Bali
65. Institut Ilmu Pemerintahan - Depdagri
66. Institut Seni Indonesia (ISI) - Denpasar
67. Institut Seni Indonesia (ISI) - Yogyakarta
68. Politeknik Elektronika Negeri - Surabaya
69. Politeknik Manufaktur - Bandung
70. Politeknik Negeri Ambon - Ambon
71. Politeknik Negeri Bali - Bali
72. Politeknik Negeri Bandung - Bandung / Jawa Barat
73. Politeknik Negeri Banjarmasin - Banjarmasin
74. Politeknik Negeri Jakarta - Jakarta
75. Politeknik Negeri Jember - Jember / Jawa Timur
76. Politeknik Negeri Kupang - Nusa Tenggara Timur
77. Politeknik Negeri Lampung - Lampung
78. Politeknik Negeri Lhokseumawe - NAD
79. Politeknik Negeri Makasar - Makassar
80. Politeknik Negeri Malang - Jawa Timur
81. Politeknik Negeri Manado - Manado
82. Politeknik Negeri Medan - Sumatera Utara
83. Politeknik Negeri Padang - Sumtra Barat
84. Politeknik Negeri Pontianak - Pontianak
85. Politeknik Negeri Samarinda - Samarinda
86. Politeknik Negeri Semarang - Jawa Tengah
87. Politeknik Negeri Sriwijaya - Palembang
88. Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya - Jawa Timur
89. Politeknik Pertanian Negeri Jember - Jawa Timur
90. Politeknik Pertanian Negeri Kupang - Kupang NTT
91. Politeknik Pertanian Negeri Lampung - Lampung
92. Politeknik Pertanian Negeri Pangkep - Pangkep
93. Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh - Payakumbuh
94. Politeknik Pertanian Negeri Samarinda - Samarinda
95. Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) - Jakarta
96. Sekolah Tinggi Seni Indonesia Bandung - Jawa Barat
97. Sekolah Tinggi Seni Indonesia Padang Panjang - Padang
98. Sekolah Tinggi Seni Indonesia Surakarta - Surakarta
99. STAIN Batusangkar - Sumatera Barat
100. STAIN Cirebon - Jawa Barat
101. STAIN Curup - Bengkulu
102. STAIN Datokarama Palu - Sulteng
103. STAIN Jawa Tengah - Sukoharjo / Jawa Tengah
104. STAIN Jember - Jawa Timur
105. STAIN Padang Sidempuan - Sumatera Utara
106. STAIN Pamekasan - Jawa Timur
107. STAIN Parepare - Sulawesi Selatan
108. STAIN Pekalongan - Jawa Tengah
109. STAIN Samarinda - Kalimantan Timur
110. STAIN Tulungagung - Jawa Timur
111. STAIN Watampone - Sulawesi Selatan
112. STPDN - Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri / IPDN - Institut Pemerintahan Dalam Negeri - Sumedang / Jawa Barat
Daftar Nama Rumah Adat Daerah Di Indonesia Dan Asal Provinsi/Ibu Kota
List Nama Rumah Adat Di Indonesia :
Propinsi Ibu Kota Rumah adat
------
Aceh Banda Aceh Rumoh aceh
Sumatera Utara Medan Rumah balai batak toba
Sumatera Barat Padang Rumah gadang
Riau Pekanbaru Rumah melayu selaso jatuh kembar
Jambi Jambi Rumah panggung
Sumatera Selatan Palembang Rumah limas
Bengkulu Bengkulu Rumah bubungan lima
Lampung Bandar Lampung Nuwo sesat
Kepulauan Bangka Belitung Pangkal Pinang -
Kepulauan Riau Tanjung Pinang -
Jakarta Jakarta Rumah kebaya
Yogyakarta Yogyakarta Rumah joglo
Jawa Barat Bandung Kesepuhan
Jawa Tengah Semarang Rumah joglo
Jawa Timur Surabaya Rumah joglo
Banten Serang -
Bali Denpasar Gapura candi bentar
Nusa Tenggara Timur Kupang Sao ata mosa lakitana
Nusa Tenggara Barat Mataram Dalam loka samawa
Kalimantan Barat Pontianak Rumah panjang
Kalimantan Tengah Palangka Raya Rumah betang
Kalimantan Selatan Banjarmasin Rumah banjar
Kalimantan Timur Samarinda Rumah lamin
Sulawesi Utara Manado Rumah bolaang mongondow
Sulawesi Tengah Palu Souraja / Rumah besar
Sulawesi Selatan Makassar Tongkonan
Sulawesi Tenggara Kendari Laikas
Sulawesi Barat Mamuju -
Gorontalo Gorontalo -
Maluku Ambon Baileo
Maluku Utara Ternate -
Papua Jayapura Rumah honai
Papua Barat Manokwari -
Daftar Nama Bandara/Bandar Udara Internasional dan Domestik di Indonesia
Berikut ini adalah daftar nama-nama bandara yang ada di
daerah/wilayah negara kesatuan republik indonesia dari sabang sampai
merauke. Lapangan terbang, lapangan udara, lanud, bandar udara atau
bandara adalah tempat pesawat terbang datang dan pergi mengangkut para
penumpang dan atau barang dari satu bandara ke bandara yang lain, baik
lokal dalam negri maupun luar negeri.
1. Bandara / Bandar Udara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh Sumatera; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = BTJ
2. Bandara / Bandar Udara Polonia, Medan Sumatera; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = MES
3. Bandara / Bandar Udara Hang Nadim, Batam Sumatera; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = BTH
4. Bandara / Bandar Udara Raja Haji Fisabilillah, Tanjung Pinang Sumatera; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = TNJ
5. Bandara / Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru Sumatera; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = PKU
6. Bandara / Bandar Udara Minangkabau, Padang Sumatera; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = PDG
7. Bandara / Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang Sumatera; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = PLM
8. Bandara / Bandar Udara Fatmawati Soekarno, Bengkulu Sumatera; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = BKS
9. Bandara / Bandar Udara Radin Inten II, Bandar Lampung Sumatera; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = TKG
10. Bandara / Bandar Udara Maimun Saleh, Sabang Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SBG
11. Bandara / Bandar Udara Lhok Sukon, Aceh Utara Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = LSX
12. Bandara / Bandar Udara Malikus Saleh, Lhokseumawe Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = LSW
13. Bandara / Bandar Udara Cut Nyak Dhien, Nagan Raya Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = MEQ
14. Bandara / Bandar Udara Teuku Cut Ali, Tapaktuan Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TPK
15. Bandara / Bandar Udara Syekh Hamzah Fansyuri, Singkil Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SKL
16. Bandara / Bandar Udara Lasikin, Sinabang Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SNB
17. Bandara / Bandar Udara Sibisa, Toba Samosir Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SIW
18. Bandara / Bandar Udara Silangit, Siborong-borong Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SQT
19. Bandara / Bandar Udara Dr. Ferdinand Lumban Tobing, Sibolga Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SIX
20. Bandara / Bandar Udara Aek Godang, Padang Sidempuan Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = AEG
21. Bandara / Bandar Udara Binaka, Gunung Sitoli Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = GNS
22. Bandara / Bandar Udara Lasondre, Pulau-pulau Batu Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = LSE
23. Bandara / Bandar Udara Pinang Kampai, Dumai Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = DUM
24. Bandara / Bandar Udara Sungai Pakning, Bengkalis Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SEQ
25. Bandara / Bandar Udara Pasir Pengaraian, Pasir Pengaraian Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = PPR
26. Bandara / Bandar Udara Dabo, Singkep Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SIQ
27. Bandara / Bandar Udara Japura, Rengat Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = RGT
28. Bandara / Bandar Udara Sei Bati, Karimun Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TJB
29. Bandara / Bandar Udara Ranai, Natuna Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = NTX
30. Bandara / Bandar Udara Matak, Pal Matak Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = MWK
31. Bandara / Bandar Udara Rokot, Sipura Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = RKO
32. Bandara / Bandar Udara Sultan Thaha Syarifuddin, Jambi Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = DJB
33. Bandara / Bandar Udara Depati Parbo, Kerinci Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = KRC
34. Bandara / Bandar Udara Fatmawati Soekarno, Bengkulu Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = BKS
35. Bandara / Bandar Udara Mukomuko, Mukomuko Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = MPC
36. Bandara / Bandar Udara Depati Amir, Pangkalpinang Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = PGK
37. Bandara / Bandar Udara H. A. S. Hanandjoeddin , Tanjung Pandan Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TJQ
38. Bandara / Bandar Udara Silampari, Lubuklinggau Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = LLG
39. Bandara / Bandar Udara Pendopo, Empat Lawang Sumatera; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = PDO
40. Bandara / Bandar Udara Tabing, Padang Sumatera; Tipe/Kelas = Pangkalan Militer; Kode = PDG
41. Bandara / Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru Sumatera; Tipe/Kelas = Pangkalan Militer; Kode = PKU
42. Bandara / Bandar Udara Astraksetra, Way Tuba Sumatera; Tipe/Kelas = Pangkalan Militer; Kode = AKQ
43. Bandara / Bandar Udara Soekarno-Hatta, Banten Jawa; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = CGK
44. Bandara / Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Jawa; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = HLP
45. Bandara / Bandar Udara Juanda, Surabaya Jawa; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = SUB
46. Bandara / Bandar Udara Adisumarmo, Solo Jawa; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = SOC
47. Bandara / Bandar Udara Adi Sucipto, Yogyakarta Jawa; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = JOG
48. Bandara / Bandar Udara Achmad Yani, Semarang Jawa; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = SRG
49. Bandara / Bandar Udara Husein Sastranegara, Bandung Jawa; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = BDO
50. Bandara / Bandar Udara Pondok Cabe, Pamulang Jawa; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = PCB
51. Bandara / Bandar Udara Pulau Panjang, Kepulauan Seribu Jawa; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = PPJ
52. Bandara / Bandar Udara Cibeureum, Tasikmalaya Jawa; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TSY
53. Bandara / Bandar Udara Cakrabhuwana, Cirebon Jawa; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = CBN
54. Bandara / Bandar Udara Tunggul Wulung, Cilacap Jawa; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = CXP
55. Bandara / Bandar Udara Wirasaba, Purbalingga Jawa; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = PWL
56. Bandara / Bandar Udara Dewa Daru, Karimunjawa Jawa; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = KWB
57. Bandara / Bandar Udara Ngloram, Cepu Jawa; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = CPF
58. Bandara / Bandar Udara Abdul Rachman Saleh, Malang Jawa; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = MLG
59. Bandara / Bandar Udara Trunojoyo, Sumenep Jawa; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SUP
60. Bandara / Bandar Udara Masalembo, Masalembo Jawa; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = MSI
61. Bandara / Bandar Udara Wiridinata, Tasikmalaya Jawa; Tipe/Kelas = Pangkalan Militer; Kode = -
62. Bandara / Bandar Udara Iswahyudi, Madiun Jawa; Tipe/Kelas = Pangkalan Militer; Kode = -
63. Bandara / Bandar Udara Atang Sendjaja, Bogor Jawa; Tipe/Kelas = Pangkalan Militer; Kode = ATS
64. Bandara / Bandar Udara Suryadarma Kalijati, Subang Jawa; Tipe/Kelas = Pangkalan Militer; Kode = -
65. Bandara / Bandar Udara Sulaiman Margahayu, Bandung Jawa; Tipe/Kelas = Pangkalan Militer; Kode = -
66. Bandara / Bandar Udara Sugiri Sukani Jatiwangi, Majalengka Jawa; Tipe/Kelas = Pangkalan Militer; Kode = SKI
67. Bandara / Bandar Udara Gorda Cikande, Serang Jawa; Tipe/Kelas = Pangkalan Militer; Kode = GDA
68. Bandara / Bandar Udara Ngurah Rai, Denpasar Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = DPS
69. Bandara / Bandar Udara Selaparang, Mataram Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = AMI
70. Bandara / Bandar Udara El Tari, Kupang Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = KOE
71. Bandara / Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin, Bima Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = -
72. Bandara / Bandar Udara Frans Sales Lega, Ruteng Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = -
73. Bandara / Bandar Udara Soa, Bajawa Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = BJW
74. Bandara / Bandar Udara H.Hasan Aroeboesman, Ende Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = -
75. Bandara / Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin, Bima Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = -
76. Bandara / Bandar Udara Frans Seda, Maumere Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = -
77. Bandara / Bandar Udara Mali, Alor Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = -
78. Bandara / Bandar Udara Haliwen, Atambua Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = -
79. Bandara / Bandar Udara Brangbiji, Sumbawa Besar Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SWQ
80. Bandara / Bandar Udara Lunyuk, Sumbawa Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = LYK
81. Bandara / Bandar Udara Muhammad Salahuddin, Bima Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = BMU
82. Bandara / Bandar Udara El Tari, Kupang Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = KOE
83. Bandara / Bandar Udara Komodo, Manggarai Barat Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = LBJ
84. Bandara / Bandar Udara Frans Sales Lega, Ruteng Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = RTG
85. Bandara / Bandar Udara Tambolaka, Waikabubak Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TMC
86. Bandara / Bandar Udara Mau Hau, Waingapu Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = WGP
87. Bandara / Bandar Udara Soa, Bajawa Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = BJW
88. Bandara / Bandar Udara H Hasan Aroeboesman, Ende Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = ENE
89. Bandara / Bandar Udara Wai Oti, Maumere Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = MOF
90. Bandara / Bandar Udara Gewayantana, Larantuka Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = LKA
91. Bandara / Bandar Udara Wonopito, Lewoleba Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = LWE
92. Bandara / Bandar Udara Mali, Alor Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = ARD
93. Bandara / Bandar Udara Lekunik, Rote Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = RTI
94. Bandara / Bandar Udara Tardamu, Pulau Sawu Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SAU
95. Bandara / Bandar Udara Haliwen, Atambua Bali dan Nusa Tenggara; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = ABU
96. Bandara / Bandar Udara Sepinggan, Balikpapan Kalimantan; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = BPN
97. Bandara / Bandar Udara Supadio, Pontianak Kalimantan; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = PNK
98. Bandara / Bandar Udara Juwata, Tarakan Kalimantan; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = TRK
99. Bandara / Bandar Udara Kalimarau, Berau Kalimantan; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = BEJ
100. Bandara / Bandar Udara Rahadi Oesman, Ketapang Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = KTG
101. Bandara / Bandar Udara Susilo, Sintang Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SQG
102. Bandara / Bandar Udara Nanga Pinoh, Nanga Pinoh Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = NPO
103. Bandara / Bandar Udara Pangsuma, Putussibau Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = PSU
104. Bandara / Bandar Udara Tjilik Riwut, Palangka Raya Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = PKY
105. Bandara / Bandar Udara Iskandar, Pangkalan Bun Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = PKN
106. Bandara / Bandar Udara Tumbang Samba, Katingan Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TBM
107. Bandara / Bandar Udara H. Asan, Sampit Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SMQ
108. Bandara / Bandar Udara Beringin, Muara Teweh Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = MTW
109. Bandara / Bandar Udara Syamsuddin Noor, Banjarmasin Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = BDJ
110. Bandara / Bandar Udara Warukin, Tanjung Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TJG
111. Bandara / Bandar Udara Bersujud, Batulicin Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = BTW
112. Bandara / Bandar Udara Stagen, Kotabaru Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = KBU
113. Bandara / Bandar Udara Temindung, Samarinda Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SRI
114. Bandara / Bandar Udara Nunukan, Nunukan Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = NNX
115. Bandara / Bandar Udara Yuvai Semaring, Krayan Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = LBW
116. Bandara / Bandar Udara Bunyu, Pulau Bunyu Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = BYQ
117. Bandara / Bandar Udara R.A. Bessing, Malinau Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = MLN
118. Bandara / Bandar Udara Long Ampung, Kayan Selatan Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = LPU
119. Bandara / Bandar Udara Tanjung Harapan, Tanjung Selor Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TJS
120. Bandara / Bandar Udara Banaina, Bulungan Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = NAF
121. Bandara / Bandar Udara Kalimarau, Tanjung Redeb Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = BEJ
122. Bandara / Bandar Udara Sangkimah, Sangatta Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SGQ
123. Bandara / Bandar Udara Bontang, Bontang Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = BXT
124. Bandara / Bandar Udara Tanjung Santan, Marang Kayu Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TSX
125. Bandara / Bandar Udara Kotabangun, Kutai Kartanegara Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = KOD
126. Bandara / Bandar Udara Senipah, Kutai Kartanegara Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SZH
127. Bandara / Bandar Udara Melalan, Melak Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = MLK
128. Bandara / Bandar Udara Datah Dawai, Kutai Barat Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = DTD
129. Bandara / Bandar Udara Tanah Grogot, Tanah Grogot Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TNB
130. Bandara / Bandar Udara Tanjung Bara, Sangatta Kalimantan; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = -
131. Bandara / Bandar Udara Sultan Hasanuddin, Makassar Sulawesi; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = UPG
132. Bandara / Bandar Udara Sam Ratulangi, Manado Sulawesi; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = MDC
133. Bandara / Bandar Udara Andi Djemma, Masamba Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = MXB
134. Bandara / Bandar Udara Betoambari, Bau-bau Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = BUW
135. Bandara / Bandar Udara Jalaluddin, Gorontalo Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = GTO
136. Bandara / Bandar Udara Inco Soroako Waws, Sorowako Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SQR
137. Bandara / Bandar Udara Kasiguncu, Poso Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = PSJ
138. Bandara / Bandar Udara Lalos, Tolitoli Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TLI
139. Bandara / Bandar Udara Tampa Padang, Mamuju Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = MJU
140. Bandara / Bandar Udara Melonguane, Melonguane Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = MNA
141. Bandara / Bandar Udara Mopait, Bolaang Mongondow Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = BJG
142. Bandara / Bandar Udara Mutiara, Palu Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = PLW
143. Bandara / Bandar Udara Naha, Tahuna Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = NAH
144. Bandara / Bandar Udara Pogugol, Buol Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = UOL
145. Bandara / Bandar Udara Pomalaa, Pomalaa Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = PUM
146. Bandara / Bandar Udara Pongtiku, Tana Toraja Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TTR
147. Bandara / Bandar Udara Sugimanuru, Raha Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = RAQ
148. Bandara / Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir, Luwuk Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = LUW
149. Bandara / Bandar Udara Haluoleo, Kendari Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = KDI
150. Bandara / Bandar Udara H. Aroeppala , Selayar Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = -
151. Bandara / Bandar Udara Matahora , Wangi-wangi Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = -
152. Bandara / Bandar Udara Maranggo , Pulau Tomia Sulawesi; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = -
153. Bandara / Bandar Udara Pattimura, Ambon Maluku; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = AMQ
154. Bandara / Bandar Udara Amahai, Masohi Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = AHI
155. Bandara / Bandar Udara Bandaneira, Banda Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = NDA
156. Bandara / Bandar Udara Dobo, Kepulauan Aru Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = DOB
157. Bandara / Bandar Udara Dumatubun, Langgur Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = LUV
158. Bandara / Bandar Udara Emalamo, Sanana Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SQN
159. Bandara / Bandar Udara Gamarmalamo, Galela Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = GLX
160. Bandara / Bandar Udara Gebe, Gebe Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = GEB
161. Bandara / Bandar Udara Kuabang, Tobelo Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = KAZ
162. Bandara / Bandar Udara Mangole, Mangole Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = MAL
163. Bandara / Bandar Udara Namlea, Namlea Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = NAM
164. Bandara / Bandar Udara Namrole, Namrole Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = NRE
165. Bandara / Bandar Udara Nangasuri, Benjina Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = BJK
166. Bandara / Bandar Udara Oesman Sadik, Labuha Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = LAH
167. Bandara / Bandar Udara Olilit, Saumlaki Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SXK
168. Bandara / Bandar Udara Pitu, Morotai Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = OTI
169. Bandara / Bandar Udara Sultan Babullah, Ternate Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TTE
170. Bandara / Bandar Udara Taliabu, Taliabu Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TAX
171. Bandara / Bandar Udara Wahai, Pulau Seram Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = WHI
172. Bandara / Bandar Udara Buli, Maba Maluku; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = -
173. Bandara / Bandar Udara Pitu, Morotai Halmahera Utara Maluku; Tipe/Kelas = Pangkalan Militer; Kode = MRT
174. Bandara / Bandar Udara Sentani, Jayapura Papua; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = DJJ
175. Bandara / Bandar Udara Frans Kaisiepo, Biak Papua; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = BIK
176. Bandara / Bandar Udara Mozes Kilangin, Tembagapura Papua; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = TIM
177. Bandara / Bandar Udara Mopah, Merauke Papua; Tipe/Kelas = Internasional; Kode = MKQ
178. Bandara / Bandar Udara Abresso, Manokwari Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = RSK
179. Bandara / Bandar Udara Anggi, Anggi Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = AGD
180. Bandara / Bandar Udara Apalapsili, Jayawijaya Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = AAS
181. Bandara / Bandar Udara Arso, Arso Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = ARJ
182. Bandara / Bandar Udara Ayawasi, Sorong Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = AYW
183. Bandara / Bandar Udara Babo, Babo Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = BXB
184. Bandara / Bandar Udara Bade, Merauke Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = BXD
185. Bandara / Bandar Udara Batom, Pegunungan Bintang Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = BXM
186. Bandara / Bandar Udara Bintuni, Bintuni Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = NTI
187. Bandara / Bandar Udara Bokondini, Jayawijaya Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = BUI
188. Bandara / Bandar Udara Dabra, Puncak Jaya Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = DRH
189. Bandara / Bandar Udara Elilim, Jayawijaya Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = ELR
190. Bandara / Bandar Udara Enarotali, Enarotali Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = EWI
191. Bandara / Bandar Udara Ewer, Merauke Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = EWE
192. Bandara / Bandar Udara Illaga, Paniai Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = ILA
193. Bandara / Bandar Udara Ilu, Puncak Jaya Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = IUL
194. Bandara / Bandar Udara Inanwatan, Inanwatan Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = INX
195. Bandara / Bandar Udara Jeffman, Sorong Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SOQ
196. Bandara / Bandar Udara Yemburwo., Numfor Timur Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = FOO
197. Bandara / Bandar Udara Kambuaya, Sorong Selatan Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = KBX
198. Bandara / Bandar Udara Kamur, Asmat Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = KCD
199. Bandara / Bandar Udara Karubaga, Jayawijaya Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = KBF
200. Bandara / Bandar Udara Kebar, Manokwari Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = KEQ
201. Bandara / Bandar Udara Kelila, Jayawijaya Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = LLN
202. Bandara / Bandar Udara Kepi, Merauke Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = KEI
203. Bandara / Bandar Udara Kimaan, Merauke Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = KMM
204. Bandara / Bandar Udara Kokonao, Mimika Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = KOX
205. Bandara / Bandar Udara Lereh, Jayapura Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = LHI
206. Bandara / Bandar Udara Mararena, Sarmi Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = ZRM
207. Bandara / Bandar Udara Merdey, Manokwari Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = RDE
208. Bandara / Bandar Udara Mindiptana, Boven Digoel Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = MDP
209. Bandara / Bandar Udara Moanamani, Dogiyai Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = ONI
210. Bandara / Bandar Udara Mulia, Puncak Jaya Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = LII
211. Bandara / Bandar Udara Muting, Merauke Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = MUF
212. Bandara / Bandar Udara Nabire, Nabire Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = NBX
213. Bandara / Bandar Udara Obano, Nabire Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = OBD
214. Bandara / Bandar Udara Okaba, Puncak Jaya Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = OKQ
215. Bandara / Bandar Udara Oksibil, Pegunungan Bintang Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = OKL
216. Bandara / Bandar Udara Pulau Gag, Raja Ampat Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = GAV
217. Bandara / Bandar Udara Rendani, Manokwari Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = MKW
218. Bandara / Bandar Udara Senggeh, Keerom Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SEH
219. Bandara / Bandar Udara Senggo, Mappi Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = ZEG
220. Bandara / Bandar Udara Sinak, Puncak Jaya Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = NKD
221. Bandara / Bandar Udara Sudjarwo Tjondronegoro, Serui Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = ZRI
222. Bandara / Bandar Udara Tanah Merah, Tanah Merah Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TMH
223. Bandara / Bandar Udara Teminabuan, Teminabuan Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TXM
224. Bandara / Bandar Udara Tiom, Jayawijaya Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = TMY
225. Bandara / Bandar Udara Torea, Fakfak Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = FKQ
226. Bandara / Bandar Udara Ubrub, Keerom Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = UBR
227. Bandara / Bandar Udara Utarom, Kaimana Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = KNG
228. Bandara / Bandar Udara Waghete, Deiyai Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = WET
229. Bandara / Bandar Udara Wamena, Wamena Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = WMX
230. Bandara / Bandar Udara Waris, Keerom Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = WAR
231. Bandara / Bandar Udara Wasior, Wasior Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = WSR
232. Bandara / Bandar Udara Yuruf, Jayawijaya Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = RUF
233. Bandara / Bandar Udara Zugapa, Paniai Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = UGU
234. Bandara / Bandar Udara Domine Eduard Osok, Sorong Papua; Tipe/Kelas = Domestik; Kode = SOQ





